Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Negosiasi Gaji

Kamis, 01 Maret 2012

BlogKarir.com - Baik Anda baru berburu pekerjaan maupun Anda yang sudah berpengalaman, tentu memiliki perasaan takut dan khawatir menjelang saat-saat negoisasi gaji dengan perusahaan yang Anda lamar. Pengetahuan mengenai trik negosiasi gaji dan juga jebakan-jebakan pertanyaan dari pewawancara mutlak diperlukan untuk mendapatkan pekerjaan yang tepat dengan gaji yang layak.

Cukup banyak tulisan mengenai cara-cara menghadapi negosiasi gaji, namun kali ini saya coba menulis mengenai kesalahan-kesalahan yang sering Anda lakukan sehingga menghasilkan pekerjaan dengan gaji yang lebih rendah, atau bahkan Anda tidak diterima di perusahaan tersebut.

Saya coba tulis beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari agar sukses dalam wawancara dan negosiasi gaji.

Negosiasi atau menerima tawaran perusahaan
Kesalahan terbesar Anda saat wawancara kerja adalah menerima dengan serta merta jumlah gaji yang ditawarkan perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa pencari kerja fresh graduate dan pencari kerja perempuan paling sering melakukan kesalahan ini, baik karena ketidaktahuan soal proses negosiasi ini, maupun karena keengganannya dengan ide negosiasi. Dengan mendapat gaji lebih rendah dari yang mestinya layak Anda dapatkan membawa konsekwensi besar, Anda akan menerima kenaikan gaji yang kecil (karena kenaikan gaji biasanya berdasarkan persentase dari gaji awal Anda), dan juga Anda akan menerima pensiun yang kecil (karena besarnya dana pensiun juga sebagian besar diambil dari persentase gaji awal Anda). Oleh sebab itu yakinilah dan pastikanlah Anda menyiapkan diri untuk melakukkan negosiasi dengan calon atasan Anda.

Kapan memberitahu perusahaan gaji yang Anda minta
Kesalahan umum para pencari kerja adalah memberitahu perusahaan soal besaran gaji yang Anda harapkan. Cukup sulit memang untuk tidak memberikan informasi ini, terlebih jika perusahaan meminta riwayat gaji di perusahaan sebelumnya. Beberapa perusahaan juga sering menanyakan perihal besaran gaji yang diharapkan ini di wawancara awal. Selalu mencoba bersikap datar saat pertanyaan gaji muncul, dan memberikan jawaban disaat yang tepat akan menempatkan Anda di posisi yang menguntungkan Anda.

Besaran angka bukan nilai
Kesalahan negosiasi yang umum terjadi adalah saat Anda berfokus pada besaran angka, bukan pada nilai Anda bagi perusahaan. Anda tentu telah menghitung-hitung pengeluaran Anda, hutang-hutang Anda, ataupun asuransi dan lainnya yang perlu Anda bayar setiap bulannya. Sadarlah bahwa perusahaan yang akan menerima Anda tidak peduli dengan masalah Anda. Mereka tidak peduli apakah gaji itu akan cukup untuk mengangsur kredit Anda, membayar sekolah anak-anak dan lain-lain. Maka jika Anda ingin berhasil pada negosiasi gaji, jangan kedepankan masalah angka-angka perhitungan kebutuhan Anda. Fokuslah bagaimana keberadaan Anda di perusahaan tersebut memberi nilai yang besar. Dan dari sanalah perusahaan akan menentukan berapa nilai yang pantas bagi nilai Anda di perusahaannya.
Catatan BlogKarir:
Masih banyak tips lain mengenai negosiasi gaji. Selanjutnya akan dibahas dalam tulisan-tulisan berikutnya. Dengan tips sederhana ini akan memantapkan langkah Anda dalam menuju negosiasi gaji yang lebih percaya diri. Selamat.
Bagikan informasi ini :
 
© Copyright Blog Karir 2010 -2011 | Design by Anonymous | Powered by Blogger.com.